Kamis, 10 Juni 2010

'Tamatan SMK bisa ciptakan lapangan usaha'

Jakarta, Mendiknas Bambang Sudibyo optimistis tamatan SMK mampu menciptakan lapangan usaha dan menjadi tenaga kerja profesional di bidangnya karena terbukti mampu memproduksi barang dan jasa dengan teknologi tinggi.

"Di arena pameran karya SMK 2009, kita bisa melihat bukti bagaimana siswa SMK di berbagai daerah mampu memproduksi bahkan memasarkan sendiri pula hasil rakitannya," ungkapnya seusai membuka pameran dan Lomba Kompetensi Siswa [LKS] SMK di Arena Pekan Raya Jakarta pada Kamis malam.

Proses pembelajaran termasuk semangat kewirausahaan (entrepreneurship) yang ditanamkan selama dalam pendidikan membuat pihaknya optimistis, siswa SMK kelak mampu menjadi pengusaha handal seperti yang dibuktikan tamatan SMK lainnya yang kini memiliki usaha berteknologi tinggi seperti PT NEC Mitra Persada maupun PT Shigata Tool Indonesia.

"Para pemilik perusahaan itu semuanya adalah tamatan SMK yang kini telah bermitra dengan sejumlah SMK negeri di berbagai kota dan menjadikan SMK sebagai teaching factory yang memproduksi berbagai produk bernilai tinggi pula," katanya.

Mendiknas mengatakan LKS SMK merupakan salah satu instrumen untuk pencitraan dari pencapaian peningkatan akses, serta pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan melalui SMK. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia usaha dan menciptakan kerja sama yang lebih erat antara SMK dan mitra industri.

"Kami percaya tujuan tersebut dapat tercapai karena semua stakeholder telah mendukung dan mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya masing-masing."

Mendiknas pada kesempatan peninjauan pameran tertarik untuk menikmati sejenak kenyamanan mobil pick up extra cabin dari SMKN 1 Singosari Malang. Sejumlah mobil rakitan dari SMKN lainnya juga dipamerkan seperti protipe minibus, van, sedan SUV. Mendiknas yang didampingi istri, Retno Sunarminingsih, aktif bertanya pada guru pembimbing dan Dirjen Pembinaan SMK Depdiknas Joko Sutrisno yang memandunya tur di arena pameran.

Dalam peninjauan itu selain mencermati dengan seksama karya otomotif siswa SMK seperti mobil dan motor, dia juga kagum dengan Computer Numeric Control (CNC) hasil rakitan siswa SMK yang bermitra dengan PT Shigata Tool Indonesia yang menggandeng Headman, produsen CNC asal China untuk memproduksi berbagai jenis CNC bermerek SMK Headman.

Darwin Gao, Sales manager international Sales Dept Headman, dalam obrolannya bersama istri Mendiknas mengatakan mesin pintar ini bisa membuat beragam suku cadang dan membuat beragam mesin induk pula untuk memenuhi pasar umum yang kualitasnya tidak kalah dengan mesin bertekhnologi Jerman dan China sendiri.

"Kami bersikap terbuka jadi tidak ada masalah untuk menjalin kerjasama dengan Shigata Tool Indonesia maupun dengan SMK untuk alih tekhnologi, apalagi pasarnya terbuka luas," kata Darwin.

Ketrampilan siswa SMK bukan hanya menguasai tekhnologi tinggi di bidang komputer dan otomotif tetapi juga dalam hal manufaktur lainnya seperti membuat peralatan rumah sakit terutama tempat tidur, filling cabinet dan peralatan kantor lainnya serta pembuatan mesin. (tw)



http://web.bisnis.com/umum/pendidikan/1id118657.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar